Sudah tiga hari sejak kejadian makan bersama yang berakhir dengan pengusiran Septi secara paksa. Dan semenjak saat itu juga Septi tidak pernah datang ke rumah Roy begitu juga dengan Roy yang lebih menyibukkan diri dengan urusan proyeknya. Kehidupan Metha jauh lebih nyaman dan tentram, ia bisa melaksanakan tugas sebagai seorang istri secara maksimal. Cup! Metha tidak akan terkejut lagi jika mendapat kecupan secara tiba-tiba, siapa lagi pelakunya kalau bukan Roy sang suami. "Sudah bangun, Mas?" tanya Metha yang masih berada di kamar . Roy sudah dua malam selalu tidur di kamar Metha dan mengusap-usap perut buncit sang istri. "Makin hari kamu tambah cantik aja," ungkapnya memuji sembari memeluk tubuh Metha dari belakang. "Lebih cantik siapa, aku atau Mbak Septi?" tanya Metha dengan beran
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


