Bab, 17. Kenangan masa lalu.

1005 Kata

Anjani menggenggam pergelangan tangan Dodi lalu menghempaskan tangan pria itu dengan sangat kasar! "Aku akan pastikan, selangkah lagi kau akan kalah, Dodi! Silahkan menjadi provokator, aku akan menggunakan caraku sendiri untuk menghancurkan kamu!" gumam Anjani saat itu. Dodi mengepalkan tangannya, namun ada suatu hal membuatnya merasa marah meskipun ia merasa itu nyata. Di mana ia memang tidak merasakan nikmatnya surga dunia bila bersama dengan istrinya. Dodi merasa – saat ia menghabiskan malam bersama Anjani adalah waktu yang sangat menyenangkan, dan membahagiakan baginya, karena kebutuhan biologisnya benar-benar terpenuhi bila bersama dengan Anjani. Anjani tersenyum miring saat mengetahui segala hal yang ada di otak pria yang ada di hadapannya. "Kalau kau tetap di sini, akan ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN