Bab, 8. Anjani yang dingin.

1006 Kata

Pak Jarwo menatap wajah Aji dengan tatapan mendalam, namun – Aji sendiri malah merasa tidak nyaman. "Maksud bapak apa?" tanya Aji, ia seperti ingin segera bertemu dengan Anjani, ada suatu hal yang membuat perasaannya memaksa untuk bertemu dengan wanita itu segera. "Kamu ingin bertemu dengannya, nak?" tanya Pak Jarwo. "Tentu saja, pak! Kedatanganku kesini hanya ingin menemuinya, aku ingin memastikan kondisinya baik-baik saja." ujar Aji dengan wajah cemas. "Sayangnya sepertinya prasangka buruk yang kamu rasakan benar terjadi. Tapi bapak senang, kamu akhirnya merasakan suatu hal yang bahkan seharusnya tidak kamu rasakan." ujar Pak Jarwo. Mata Aji terbelalak lebar setelahnya, namun saat ingin bertanya lebih lanjut, Pak Jarwo tampak menuju ke sebuah tempat dan akhirnya Aji mengikutiny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN