EXTRA PART I

1630 Kata

"Zia nggak like pokoknya!" "Ya'--" "Nggak! Pokoknya engga!" "Sayang--" "Nggak like!" Kenzo menghela nafas, menatap Zia yang sekarang berjalan cepat keluar dari kamar dengan membawa selimut dan bantal. Jika sudah marah sampai seperti ini, sudah pasti istrinya itu akan lebih memilih tidur dengan Anak-anaknya. Jadi malam ini ia tidur sendiri? Lagi? Ck. Kenzo menatap selembar kertas di tangannya, membaca isi dari kertas itu sekali lagi, lalu merobeknya menjadi dua. Kurang puas, laki laki itu kembali merobeknya menjadi potongan yang lebih kecil lalu membuangnya ke lantai. Berdiri sambil menginjak injak, ia berkacak pinggang. "Gara-gara lo, kertas sialan." Monolognya sambil menunjuk-nunjuk kertas di lantai yang sudah teronggok mengenaskan. Kenzo merogoh sakunya, menekan beberapa digit

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN