Potret masa lalu

2129 Kata

Chris menatap Dinar dalam. Penyesalan yang tadi sempat terlupakan kini muncul lagi. Tangannya terangkat mengusap air mata Dinar yang jatuh begitu saja. "Aku yang salah. Jangan menangis! Aku minta maaf. Maafkan sikapku tadi siang, aku tidak berniat bersikap seperti itu," ucap Chris. "Kalau kamu marah, langsung bilang saja. Jangan bersikap dingin seperti itu lagi! Kalau kamu tidak bilang, aku tidak tau salahnya di mana?" sahut Dinar, perasaannya benar-benar berubah kacau sekarang. "Iya, maaf. Aku ada kabar baik untuk kita semua. Tapi, aku mandi dulu sebentar. Kamu tolong siapkan pakaianku ya! Setelah itu kita bicara dengan mama dan papa," ucap Chris, sebelum beranjak dari tempatnya mengusap kepala Dinar sebentar. Dinar menyiapkan semuanya, dari baju, celana, bahkan pakaian dalam Chris ju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN