Tasya yang saat ini berada di dalam penjara, tersenyum licik saat mengingat kotak kecil berwarna coklat yang pernah dia kirimkan untuk Chris. Aku yakin saat ini kamu dan istri baru kamu itu sedang bertengkar hebat di rumah, setelah melihat isi kotak itu. Chris, Chris. Ternyata ada untungnya juga aku mengirimkan kotak kecil itu. Andai saja aku tau, kalau kamu sudah menikah sekarang. Aku pasti akan mengirimkan lebih banyak lagi foto-foto itu. Hem, selamat menikmati pertengkaran kalian berdua, hiduplah seperti di neraka, Chris! batin Tasya, menyeringai. Sedangkan di rumah Chris, jauh dari perkiraan Tasya. Chris dan Dinar, nampak biasa-biasa saja. Keduanya terlihat mesra saat menikmati hidangan yang Bi Inah sajikan. "Bagaimana keadaan nyonya dan tuan, Den?" tanya Bi Inah. "Alhamdulilla

