Trauma

2102 Kata

Setelah kejadian malam itu, hubungan Chris dan Dinar kini semakin baik. Rasa canggung yang tadinya masih menciptakan jarak, kini sudah perlahan terkikis. Hari ini Dinar berniat memberi kejutan pada Chris. Sebuah kotak makan sudah siap sedia di atas meja makan. Dinar berencana mengantarkan makan siang untuk Chris dengan membawa Ihza kecil ke kantor Chris. "Berangkat sekarang Neng?" tanya Bi Inah, melihat Dinar dan Ihza sudah rapi dengan pakaiannya. "Iya Bi, masih nunggu taksi online," sahut Dinar, mengulas senyum manis. "Oh, pakai taksi online ya, Neng?" tanya Bi Inah, ada sedikit rasa trauma saat mendengar alat transportasi itu. "Iya, memangnya kenapa Bi? Kenapa ekspresi Bibi seperti orang ketakutan?" tanya Dinar, mengerutkan keningnya bingung. "Emh, tidak ada apa-apa Neng," jawab B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN