Melepas dahaga

2707 Kata

Chris ikut bergabung dengan Dinar dan juga putrinya yang sedang asyik bermain di atas karpet bulu berwarna putih. Dinar semakin canggung saat Chris beberapa kali menggodanya di depan putri mereka. "Fokus bermain dengan Ihza saja!" tegur Dinar. "Kita kan sedang bermain bertiga, masa hanya fokus dengan Ihza saja?" protes Chris, kembali menggoda Dinar. Dinar nampak acuh dan terus bermain dengan Ihza tanpa mempedulikan Chris. Sedang asyik bermain, ponsel Dinar terdengar berdering keras lagi. Chris langsung melirik ke arah ponsel yang terletak di atas meja samping tempat tidurnya. "Biar aku saja yang ambilkan, kamu di sini saja temani Ihza!" perintah Chris, saat melihat Dinar ingin beranjak. Apa pria itu lagi? Tapi, bagaimana mungkin? Aku kan sudah memblokir nomor pria itu di ponsel Dinar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN