Dinar berjalan perlahan mendekati Chris dan Bi Inah, derap kakinya bahkan tidak terdengar sama sekali. "Sedang apa?" tanya Dinar mengejutkan Bi Inah dan juga Chris secara bersamaan. "Eh, neng Dinar. Ini non, Bibi sedang mengenang kenangan masa lalu Bibi sama almarhum suami Bibi. Sampai terbawa perasaan Bibi," jawab Bi Inah, mengusap air mata yang sedikit keluar di sudut matanya. "Mengenang kenangan masa lalu apa, Bi? Kenapa aku tidak di ajak?" tanya Dinar, mendekat ke arah Bi Inah. "Biasa Neng, kenangan masa muda. Neng Dinar dari mana?" tanya Bi Inah, mengalihkan topik pembicaraan. "Dari dapur Bi. Makanan sudah siap, kita makan sekarang, yuk!" ajak Dinar. "Kenapa neng Dinar masak? Harusnya Bibi saja," ucap Bi Inah merasa tidak enak. "Tidak apa-apa kok, Bi. Aku hanya lagi mau masak a

