Chapter 22

1467 Kata

Erlangga terpaku menatap kakak laki-lakinya saat ini. Bagaimana tidak, Nevan saat ini sedang memberi s**u kepada anak kucing yang berada satu kandang dengan Milo saat ini. "Apa yang Kak Nevan lakukan?" Pertanyaan Erlangga membuat Nevan menoleh dengan wajah datar. "Apa kau tidak bisa mengolah pikiranmu dengan apa yang kau lihat saat ini?" Ucapan sarkastik Nevan menjadikan Erlangga mendengkus pelan. "Maksudku darimana datangnya anak kucing itu? Milo kan jantan." Nevan menghela napas singkat. "Sonya yang memberikanku beberapa hari yang lalu." Ia memaklumi bahwa Erlangga tidak tahu akan hal itu, karena adik laki-lakinya itu lebih banyak tinggal di apartemen. Mata Erlangga membulat mendengarnya. "Apa? Lalu Kak Nevan menerimanya begitu saja?" Nevan melirik Erlangga, lalu mulai bangkit men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN