"Jadi kau belum pernah bertemu lagi dengan Mas Nevan?" tanya Gege yang mendatangi apartemen Sonya. Ia juga membawa, Zana, anak kucing yang dilahirkan Tofu. Sonya mengangguk pelan sambil menikmati bubur ayam yang dibelikan oleh Gege. "Mungkin karena dia sibuk dan kami sedang tidak ada kebutuhan untuk melakukan sandiwara," jawabnya lemas. Gege menggelengkan kepalanya. "Kalau begitu coba hubungi dia duluan. Mungkin ibunya sudah mempercayakan hubungan kalian agar bisa saling mengenal satu sama lain, sehingga tidak mengusik kalian sementara." Saran dari Gege langsung mendapat gelengan kepala dari Sonya. "Tidak, tidak. Tidak mungkin aku sekadar menghubunginya lalu berkata, halo Mas Nevan apa kabar?" Sonya menggelinjang membayangkan raut wajah Nevan yang bingung bercampur mengejek, karena me

