"Tidak bisa." "Kenapa Ve? Aku tau kau sakit hati, tapi kau tidak bisa hidup seperti ini. Jika kau terus hidup dalam bayang-bayang masa lalu, kau tidak akan menemukan kebahagiaan. Sudah semestinya kau bangkit, memulainya dari awal. Lupakan semuanya Ve." Leon merasa prihatin dengan apa yang sudah Vanya alami, tapi Leon tidak ingin Vanya semakin terpuruk. Akhir-akhir ini Vanya seperti tidak punya semangat hidup. Setiap hari dia terus melamun, Leon sudah berusaha keras agar Vanya tidak terjebak dengan masa lalunya. Leon sudah berusaha agar Vanya bangkit dari keterpurukannya, tapi semuanya sia-sia. Leon menyentuh kedua tangan Vanya, "Ve, buka lembaran baru. Mulailah hidup bersamaku, aku janji tidak akan melakukan seperti apa yang Devan lakukan padamu. Aku tidak akan menyakitimu dan menghiana

