Vanya membersihkan wajah Leon yang terluka, Leon tersenyum saat wajah Vanya sedekat itu dengannya apalagi Vanya terlihat khawatir dengannya. Walaupun perih di wajahnya belum menghilang tapi melihat Vanya melakukan ini padanya, Leon merasa bahagia. "Lain kali, jangan melakukan ini Leon. Lihat, sekarang kau terluka kan?" Leon tersenyum, "Aku tidak apa-apa Ve, tidak sakit juga." "Terluka seperti ini, kau bilang tidak sakit?" "Hm." Vanya menggeleng pelan, dia tidak sengaja menekan ujung bibir sedikit keras, membuat Leon meringis, "Awh!" "Maaf Leon, aku tidak sengaja." "Tidak apa-apa Ve, aku hanya terkejut tadi." "Selesai." Ucap Vanya yang sudah selesai membersihkan luka Leon. "Terima kasih." "Harusnya aku yang berterima kasih padamu Leon. Aku juga minta maaf atas apa yang sudah terja

