Arthur menghembuskan nafasnya ia menengok Safir yang memandangi bunga hias disana. Ditangannya penuh dengan belanjaan seperti sepatu, lampu hias dan beberapa lainnya. Arthur mengikuti langkah Safir dan berdiri di belakangnya. ‘’Ay, pulang yuk. Lapar.’’ Rengek Arthur. Safir melihat Aglonema yang terbuat dari bahan plastik. ‘’Nanti kita punya taman bunga kaya gini ya.’’ Kata Safir. ‘’bunga palsu?’’ ‘’Aslilah, lihat deh bagus banget mirip tanaman hias asli.’’ Kata Safir. ‘’Iya, nanti kita buat. Ayo kita makan.’’ Arthur memegang tangan Safir dan segera keluar dari mall ini, ia sedikit menyesal membawanya kesini karena Safir menyukainya. ‘’Disana ada apa ya’’ tanya Safir. Arthur berhenti dan melihat Safir. ‘’Disana tutup, ayo.’’ Arthur melanjutkan langkahnya hingga sampai ke parkiran

