Part 21

1293 Kata

Seira datang ke rumah Kirana buat lapor, sekalian mau pamer tiket pesawat yang sudah dibeli. Senyuman di wajahnya lebar sekali, mirip cengiran kuda b**o dengan deretan gigi menyilaukan mata. Sudah begitu tangannya tak bisa diam, terus diguncang-guncang seperti pegas. “Irikan! Irikan! Kita mau bulan madu kedua dong!” jerit Seira.    Kirana putar bola mata. Dia orangnya nggak gampang iri. Malahan Kirana senang melihat kemajuan Seira. Setidaknya cewek b**o satu ini sudah agak pintar, mau mengambil inisiatif mempermanis hubungan rumah tangga yang sudah agak asin beberapa bulan belakangan. “Bagus dong. Jangan lupa belikan oleh-oleh,” jawab Kirana. “Cuma minta oleh-oleh? Nggak mau ikut nih?” Seira tak puas, tampangnya kecut sekali melihat Kirana tak tertarik sama sekali. Niatnya ingin memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN