Tiga Puluh

1327 Kata

“Karena itu kau menjadikan semua pelacurmu sebagai pelampiasan.”           “Ya.”           “Termasuk aku?”           Lama Richard memandangnya, sebelum mengangguk. Olivia merasa sekujur tubuhnya mati rasa. Rasanya seperti dilambungkan setinggi-tingginya, lalu dihempaskan kedasar yang paling dalam.           “Karena kesepatakan kita telah berakhir. Hari ini kau bisa keluar dari rumahku. Dan ambil cek ini untukmu. Ini bayaran terakhirmu.”           Olivia terus memandang Richard yang berbicara dengan teramat santai sambil menyerahkan cek padanya. Rasa-rasanya dia sudah tidak mengenal pria yang ada dihadapannya ini dan yang lebih parah, semua ketakutannya yang beberapa jam sebelumnya berkecamuk dihatinya menjadi kenyataan.           Pada akhirnya dia akan dibuang layaknya seorang p*****

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN