"Uncle... apa Diva boleh lihat aunty?" "Boleh... tapi biarkan aunty istirahat dulu ya." Diva mengangguk mengerti. Diva menuju kamar di mana Ana sedang berada sekarang. Tak lama kemudian, orang-orang suruhan Sean yang mereka tugaskan sudah datang. Mereka membawa paksa keluarga Jesica tanpa belas kasih. "Lepas." Berontak Jesica pada anak buah Sean. Anak buah Sean mendorong keluarga Jesica di hadapan Sean. "Sean, apa yang sudah anak buahmu lakukan pada kami?" Ucap daddy Jesica. Ia tidak terima mendapat perlakuan kasar dari orang-orang Sean. Sean diam menatap wajah mereka satu persatu dengan tatapan penuh amarah. "Sean... ada apa ini? Kenapa mereka semua menyerat kami seperti ini?" Tanya Jesica dengan bernada halus. "Kau masih bertanya padaku?" Ujar Sean. Sean berjalan mendekat keara

