Bab 27

1368 Kata

Pandangan Ana mulia merasa kabur saat ini. la merasa sesak dan tidak kuat lagi. Braakk... "Anaa..." teriak Sean setelah menerobos api yang sudah membesar. "Sean..." lirih Ana mendengar suara yang sangat familiar di telinganya. "A-aku di sini..." sahut Ana dengan suara terbata. Sean yang mendengar sahutan dari Ana itu pun segera menuju kearahnya. "Anara..." teriaknya saat melihat Ana sudah mulai lemas di tengah-tengah karena banyak menghirup asap. Ana tersenyum melihat kedatangan Sean. tidak lama kemudian, dia tidak sadarkan diri. Sean mencari celah untuk bisa menolong Ana. "Tuan, pakai ini." ujar salah satu anak buah Sean yang datang menyusul dengan membawa kain yang sudah di basahi. Sean menerimanya lalu menerobos menolong Ana diikuti oleh anak buahnya tadi. "Anara... Ana... b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN