Bab 26

1223 Kata

Selesai makan siang, Sean dan James mempersiapkan berkas yang akan ia gunakan untuk pertemuan setelah ini. Hingga suara ketukan pintu terdengar oleh keduanya. Tok... Tok... "Masuk," sahut Sean dari dalam. Sean mengernyitkan sebelah alisnya melihat anak buahnya kembali dengan Diva yang matanya terlihat sembab. "Ada apa? Di mana Ana?" Tanya Sean to the point. "Maafkan kami tuan, kami lalai menjaga nyonya. Kami kehilangan jejak nyonya saat di mall." Jawabnya dengan menundukkan kepala tidak berani menatap Sean. "APA..?" Pekik Sean. Sean segera melangkahkan kakinya mendekat kearah anak buahnya. Bugh... satu pukulan di layangkan mengenai wajah anak buahnya. "Apa saja yang kalian lakukan, hah? Bagaimana bisa kalian kehilangan istriku?" Wajah Sean menjadi merah padam karena kemarahannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN