"Kau benar, itu Ana. Apa yang sudah terjadi? Ayo kita lihat kesana," Rika dan temannya itupun berlari kearah keramaian disana. Kembali ke sisi Ana... "Apa kau tidak melihat apa yang sudah aku lakukan? Jelas-jelas saja aku menamparmu. Apa mau aku tambah lagi?" Ana sepertinya kali ini menjadi garang. Jaga ucapanmu itu, nona. Apa kau sendiri tidak melihat bagaimana gaya pakaianmu itu? Bisa-bisanya kau mengatai diriku w************n? Memangnya apa yang kau tau dariku?" sarkas Ana. Ana tidak peduli lagi dengan pandangan dan gunjang gunjing karyawan Sean di sana. Karena dirinya tidak bersalah, dan tidak mengganggu siapapun. "Dasar tidak tahu diri," tangan karyawan itu sudah terangkat ke atas. Ana mencekal tangan orang itu, "Yang tidak tahu diri aku atau dirimu, nona? Aku tidak mempunyai sal

