Dua permen kapas terapit erat seperti guling di kedua lengan Cilla. Bahkan, tangan yang merasa bebas, masih bisa menikmati es krim, berjalan berdampingan dengan Jonathan menuju eskalator, menuju lantai satu untuk keluar lobi. Keduanya baru saja menonton bioskop setelah Cilla sebelumnya ingin ditraktir makan. Pria itu ingin sekali mengumpati Cilla yang terus mendesaknya mengajak ke bioskop. Ia berpikir, Cilla akan memilih dengan genre romantis ataupun aksi. Sayangnya, sepanjang menonton dari layar lebar itu. Ia disuguhkan karakter manis yang terlalu sayang untuk ia keluarkan uangnya. Jonathan sudah cukup dewasa untuk dikasih tontonan disney. Sangat menyebalkan sekali. Sekitar mereka? Tentu saja ada anak-anak yang mendominasi, sekaligus remaja. Jonathan melirik jam tan

