29. Perasaan yang Lain

1689 Kata

“Jadi, anak siapa yang kamu hamili, Jo?”   Pria itu berusaha menenangkan diri ketika Ibunya menatap putranya lurus, langsung bertanya pada Jonathan ketika pria itu sudah menemui Mamanya di meja taman belakang. Bahkan, ia tampak gugup ketika wanita itu duduk berdampingan dengan Ayahnya.   Ini pasti Kakek Jonathan yang memberitahu hal tersebut. Tapi ia tidak menyangka, keduanya akan datang secepat itu.   “Ma—“   “—permisi, Tante dan Om.”   Kepala pria itu menoleh ke belakang, menyampingkan tubuhnya dan mendapati Cilla berdiri di belakang Jonathan dengan memberikan senyum manis.   Ia menatap horor Cilla. Padahal, pria itu sudah menyuruh Cilla tetap berada di mobil. Karena kondisi rumah yang aman tanpa sang Kakek dan Nenek, ia memutuskan untuk berbicara sendirian pada orangtuanya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN