Cilla memaksa untuk melepaskan cekalan tangan Jonathan pada pergelangan tangannya. Tapi pria itu terus saja tidak menggubris, tetap menarik Cilla hingga mereka masuk ke dalam lift. “Ngapain kamu di sini?” tanya Jonathan dengan tatapan penuh tanya. Cilla mendengkus sebal saat ringisan dan tangan memerahnya tidak diabaikan Jonathan. “Seharusnya aku yang tanya sama kamu! Ngapain di sini, keluar dari unit yang bersebelahan dan juga ... penampilan kamu aneh banget.” Tatapannya sinis dan penuh curiga. Jonathan membuang pandangan sesaat seraya merapikan helaian rambutnya. “Ketiduran,” sahutnya pendek. “Ketiduran?” tanya Cilla sedikit menyindir. “Atau habis ditidurin?” Jonathan langsung menatap perempuan itu kesal. “Nggak ada bahasan lain, kecuali menuduh apa yang aku lakuk

