29. Hamil

1489 Kata

Ando pulang dengan membawa dua kresek berwarna hitam ditangannya, setelah memastikan kalau pintu rumahnya kembali terkunci dengan rapat Ando segera berjalan menuju kamar untuk menemui istrinya. Saat memasuki kamar, Ando kini telah mendapati Meisya yang tengah berbaring sembari memegangi perutnya disertai dengan beberapa ringisan kecil saat rasa sakit di perutnya kembali menyerang. "Sya, kamu enggak papa?" Dengan langkah lebar Ando segera berjalan mendekati Meisya yang saat ini wajahnya tengah memucat karena rasa sakit pada perutnya yang semakin menjadi. "Kita ke dokter ya." "Enggak kak, mungkin ini cuma sakit perut karena datang bulan seperti biasa." "Kamu yakin?" Meisya hanya mengangguk pelan sebagai jawaban. Untuk lebih meyakinkan Ando agar tidak cemas, Meisya kini mencoba menamp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN