31. Protektif

672 Kata

Suasana pagi hari yang masih tergolong petang kini tampak lenggang, suara dentingan sendok yang beradu dengan gelas secara perlahan mulai terdengar dari arah dapur. Di dalam dapur yang cukup temaram, tampak terlihat Ando yang saat ini tengah membuatkan segelas s**u rasa vanila untuk istrinya. Seulas senyum tampak mengembang di sudut bibirnya, rasanya sungguh tak terkira. Mendapati kenyataan bahwa istrinya saat ini tengah mengandung calon buah hatinya merupakan sebuah anugerah terindah dalam hidupnya, bahkan Ando sampai rela terbangun pada pagi buta seperti saat ini untuk sekedar membuatkan s**u ibu hamil untuk Meisya. "Sayang bangun." Dengan pelan Ando mengguncang pelan tubuh Meisya yang masih terbalut selimut dalam lelapnya. Perlahan Meisya pun mulai mengerjapkan matanya, dan ia kini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN