Ceklek! “Mas, kamu udah bangun?” tanya Nana ketika memasuki ruang rawat suaminya. Semalam Max memang sudah dipindahkan ke ruang rawat dan Nana sendiri lah yang menjaganya semalam. “Kamu habis dari mana?” tanya Max dengan suara lemahnya, ia mencoba untuk bangun. “Pelan-pelan Mas,” Nana merapikan bantal yang digunakan untuk bantalan punggung Max, “Kamu habis dari mana?” tanya Max lagi. “Aku habis dari kantin Mas, beliin kamu sarapan.” Nana menunjukkan sebuah bungkusan putih yang dibawanya. “Kamu semalaman di sini?” Nana mengangguk, ia meletakkan bawaannya ke atas meja lalu mengambil duduk di sebelah bangsal Max. “Kamu kenapa ngga pulang? Kamu itu lagi hamil, harus banyak istirahat.” “Aku 'kan jagain kamu Mas. Semalam aku istirahat kok, aku tetap tidur.” “Tapi tetap aja, kamu keli

