Setahun kemudian “Assalamualaikum!” Ceklek! “Waalaikumussalam. Eh, cucu oma datang~” Yanti, Mama Nana terlihat begitu antusias ketika mengetahui Nana, Max dan cucunya datang berkunjung ke rumah. Ia mengusap pipi Jihan gemas. Jihan tampak menatap Yanti dengan mata bulat polosnya. “Iya Ma, Jihan kangen sama Omanya,” jawab Nana setelah mencium tangan Mamanya. Yanti tersenyum, “Ya udah yuk masuk,” Nana mengangguk lalu mengikuti Mamanya masuk ke dalam diikuti dengan Max di belakangnya yang terlihat menenteng sebuah plastik besar. “Ma ma un un ...” “Eh, Jihan mau turun?” tanya Nana saat merasa Jihan bergerak gelisah dalam gendongannya. “Un ... un ...” Jihan kembali berbicara. “Iya mau turun itu dia,” timpal Max. “Lucu banget Jihan, kalau mau minta turun gitu ngomongnya ya?” Yanti terus
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


