“Jadi, kamu mau keluar sama nak Luke?” tanya Regina, Mama Hani yang terlihat sedang duduk berduaan dengan suaminya di ruang tamu. Ia melirik Hani yang sudah rapi dengan dress berwarna pink pastel. “Iya Ma,” “Di jemput Luke?” tanya Cahyo kali ini. “Iya Pa, katanya sih mau jemput.” Tin tin! Hani mengalihkan pandangannya ke arah pintu sejenak. “Nah, itu keknya dia Pa Ma. Kalau gitu aku pamit dulu ya Pa, Ma!” “Kamu hati-hati, pulangnya jangan malam banget,” Regina menepuk pelan bahu Hani setelah Hani mencium tangannya. “Hati-hati Han,” timpal Cahyo. “Iya Ma, Pa. Assalamualaikum!” “Waalaikumussalam.” “Itu mereka berdua kayaknya hubungannya ngga gerak-gerak ya Pa, lambat banget progressnya.” celetuk Regina setelah Hani keluar dari rumah. Cahyo sontak merangkul istrinya agar lebih d

