Author Pov Alfred, dari raut wajahnya sepertinya pria itu tengah mempunyai masalah. Sangat kelihatan, apalagi kantong matanya mencuri perhatian. Rekor sekali, dia yang biasanya terlihat rapi dan terawat, tiba-tiba menjadi seperti orang yang tak terurus. Alfred tidak tinggal di rumah orang tuanya. Karena dia sudah mempunyai apartment sejak 3 tahun yang lalu. Sekalinya menginap di rumah, itupun sehari atau kadang setengah hari. Cuma waktu Syarin pulang ke Indonesia, baru Alfred mengajak wanita itu menginap di rumah. "s**l, kenapa dia di telepon selalu tak bisa?" Umpatan itu keluar begitu saja tanpa bisa terkontrol. "Apa juga gunanya ponsel kalau di hubungi selalu susah. Emangnya dia ke mana sih." Alfred berbicara entah kepada siapa. Dia marah, berkali-kali mendecak kesal saat seseoran

