Saat sinar matahari masuk melalui celah-celah fentilasi udara, membuat seseorang yang tersorot oleh sinar matahari itu, hanya bisa mengerutkan keningnya, dia emtasa sanga tak nyaman sekali. Dia ingin mengubah posisi tidurnya, tetapi seperti ada sesuatu yang membuatnya harus terap pada posisi ini. Dia bergerak gelisah, berusaha keluar dari kukungan seseorang, tetapi tenaga nya tak kuat. Hingga pada akhirnya, terpaksa dia membuka matanya itu. Pandangan sayu nya menyorot ke arah tirai je dela bewarna kuning itu, tampak sinar matahari yang ingin menembus tirai itu. Apakah sudah pagi? Dia mengedipkan matanya beberapa kali, sepertinya bada sesuatu yang aneh. Wanita itu hendak menbangunkan tubuhnya, tetapi tak bisa. Dia menengok dari kanan ke kiri, memperhatikan tempat ini yang menurutnya

