Ketertarikan Dafi

1764 Kata

"Lesu banget mukanya Mas?" tegur Gino. Ado mendongak ke atas. Saat itu lah ia mendapati sosok Gino tahu-tahu berada di samping sofa tempatnya duduk. "Tumben Mas langsung ke sini? Biasanya telepon atau langsung nyamperin ke rumah sakit," kata Gino, mendudukkan bokongnya ke atas sofa sembari memegangi cangkir kopinya. Satu-satu keluarga yang sering berkomunikasi dengannya ya Ado dan Maia, adiknya. Keluarga mereka bukan tipikal keluarga harmonis seperti keluarga orang kebanyakan. Dulu saja, saat ia dan Ado tinggal dan bersekolah di Jogja, mereka dititipkan di rumah Eyang. Sementara orang tua Gino dan Ado sibuk bekerja sampai lupa anak-anaknya juga butuh perhatian dan kasih sayang. Gino saat sekolah sangat bandel dan pembangkang! Beda dengan Ado yang memang sejak dulu orangnya kalem, t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN