Perasangka

2073 Kata

"Lah! Gue, kan, nyuruh lo anterin HP dia. Kenapa malah lo bawa ikut pulang juga?!" Anjas menunjuk Gino dan Klari di hadapannya. Bisa-bisanya temannya itu membawa pulang si pemilik ponsel. Kan, Anjas menyuruh Gino untuk mengantarkan ponselnya Klari. Bukan membawa orangnya kemari. Gino memberi isyarat lewat tatapan matanya berharap Anjas mengerti maksudnya. Dahi Anjas mengernyit. Sebentar melirik Gino, sebentar menatap Klari yang kelihatan berbeda dari tadi siang. Sepasang mata Anjas memerhatikan jari-jari Klari yang gemetaran. Tanpa suara, bibir Anjas bergerak, "Ada apaan?" Gino balas menatapnya tanpa ekspresi. Anjas jadi penasaran kenapa Klari kelihatan juga ketakutan. Memangnya ada apa sih? Kok, seperti ada apa-apa kepada perempuan itu? "Gaga mana?" tanya Gino. "Belajar kelomp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN