“Jay, Jay ... aku menyukaimu sejak lama,” gumamnya lagi dalam keadaan tertidur. Pria itupun tersenyum sambil membelai wajah Lily yang sedang bergumam. Dia mendekatkan wajahnya pada wajah gadis itu, menempelkan kening mereka hingga dia dapat merasakan dan mendengar deru napas sang gadis, kemudian dia mencium lembut keningnya dan berkata, “Terima kasih, Ly. Aku menyukaimu dan menyayangimu juga.” Usai mengucapkan kalimat tersebut, Jay pun terlelap tidur dengan nyenyak di samping Lily. Pagi datang, matahari belum menampakkan sinarnya dengan sempurna, tetapi ayam jantan telah menunjukkan kebolehannya dengan suaranya yang lantang dan berwibawa dengan satu tujuan yakni membangunkan para penghuni kompleks dari tidur nyenyak mereka. Sepasang kekasih teresebut pun bahkan masih di alam mimpi dan

