“Bi? Kenapa senyum-senyum sendiri?” tanya Lily keheranan. Jay pun menggerakkan gandengan tangan mereka berdua, lalu berbisik di telinga Lily dan berkata, “Dia pasti terkejut melihat kita bergandengan tangan.” “Bi,” seru Jay. “Eh iya, Tuan. Bagaimana, Tuan?” jawabnya spontan. Lily dan Jay pun tertawa melihat tingkah lucu Bi Inah. “Apa kamu sudah selesai tersenyumnya?” tanya Jay menahan tawa. Bi Inah tersipu malu, lalu menjawab, “Sudah, Tuan. Saya terkejut melihat Tuan dan Non Lily bergandengan tangan. Rasanya saya bahagia sekali, akhirnya rumah ini hangat kembali. Semoga Tuan dan Non Lily langgeng sampai selamanya dan dikaruniai kebahagiaan.” “Memangnya tadinya di rumah ini dingin? Kenapa Bibi berkata sekarang rumah ini hangat?” tanya Jay yang berusaha menggoda Bi Inah. “Yang din

