“Jay, kok tidak ada suara apapun ketika kamu masuk kemari?” tanyanya keheranan seraya menyentuh tangan pria itu dan menoleh serta menatap Jay. “Aku mengendap dan berjalan perlahan-lahan, agar kamu tidak tahu aku masuk ke dalam kamar.” “Aku mau ganti pakaian, tolong keluarlah dulu,” pinta Lily dengan sangat. “Oke aku ganti pakaian juga, nanti malam aku tidur di sini,” ucapnya seraya mengecup kening Lily dan beranjak pergi dari kamarnya. “Ta-tapi kenapa kamu tidur di kamarku?” “Aku butuh kehangatan ha ha ha ha.” Jay tertawa terbahak-bahak sambil berlalu pergi dari situ. Lily hanya terdiam dan saat itu yang ada dalam pikirannya yakni bahwa ia harus bergegas berganti pakaian dan melakukan beberapa kegiatan lainnya. Lalu, ia pun masuk ke dalam kamar mandi dan memakai baju tidur, lal

