Jasad Raka

1797 Kata

" Anda yakin tidak ingin pergi dari rumah ini, tuan?" Tanya Pak Toni Bayu melangkah masuk ke dalam rumah " Bawakan kembali kooperku ke kamar!" Perintahnya melewati Raka yang tampak duduk di sofa dengan tatapan tajam dan tak peduli " Tuan?" " Aku lelah dan ingin beristirahat. Lagi pula aku berhak memutuskan untuk pergi atau tinggal bukan?" Celetuknya santai kemudian masuk kembali ke dalam ruangannya. Pak Toni menghela napas kemudian kembali ke luar untuk membawa kooper Bayu masuk. " Tunggu!" Pinta Raka berdiri dari duduknya. Ia berjalan ke arah pria tua itu, menatapnya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Benar, bukankah Pak Toni bisa melihatnya dengan jelas bahkan berbicara padanya. Apakah ia juga arwah penasaran? Jika memang hantu, apakah hantu bisa mengecat? Bisa membawa kooper, me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN