Aaron, CEO yang Nakal I

1175 Kata

Aaron pov Jujur jauh dalam hatiku aku tak yakin, aku sungguh tak yakin, aku bisa memaafkan orang yang telah menyakitinya. Aku hanya melakukanya demi dirinya. Entah mengapa aku jadi lemah untuk dirinya, untuk semua inginnya. “Qu...” “Apa yang membuatmu, yang tanpa harus mendaratkan tinjumu itu padaku, tapi aku sudah di buat kalah oleh dirimu...” Ucapku kepada dirinya yang saat ini sedang tertidur, bersandar di bahuku, dalam perjalanan pulang ke rumah, setelah menyelesaikan soal urusan memaafkan Jennie, yang aku tahu masih berbuntutkan sebuah rasa sakit hati, tak rela, tak terima yang tak berkesudahan di hati ini. ‘Aku masih memiliki firasat kalau ia tak akan sampai berakhir di situ saja...’ ‘Bukan Jennie namanya, kalau mau berhenti karena semua yang telah terjadi ini...’ Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN