Perang Dunia

1074 Kata

Suasana gedung olah raga terlihat sangat ramai. Turnamen basket sudah dimulai. Bersama dengan Pak Roni, Aksa duduk di kursi khusus untuk para wakil sekolah. Hari ini ada pertandingan dari beberapa sekolah, oleh karena itu gedung ini terlihat ramai dan sesak oleh para pendukung. Aksa mulai menikmati jalannya pertandingan. Dia tersenyum bangga melihat anak-anak didiknya yang memiliki poin lebih unggul. Dia juga bisa melihat Ezra duduk di bangku cadangan. Aksa akan bersikap tidak peduli untuk saat ini. Suara melengking dari salah satu pendukung membuat semua orang tertawa tapi tidak untuk Aksa. Dia mencari asal suara itu dan terkejut saat melihat Era yang berdiri di kursi penonton dengan spanduk berukuran sedang di tangannya. "Anak 12 nggak ada pelajaran tambahan, Pak?" tanya Aksa pada kepa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN