Hari Senin adalah hari yang Era tunggu. Khusus hari ini, dia sangat semangat untuk berangkat ke sekolah. Era ingin menemui Aksa yang rutin melakukan rapat mingguan di sekolah. Semenjak marahnya Aksa, Era tidak bertemu dengan pria itu hingga saat ini. Bahkan Bian dan Bu Ratna juga tidak berkunjung ke panti. Hal itu membuat Era berpikir, apa dia melakukan kesalahan? Jika iya, Era yakin jika itu bukanlah masalah besar. Seharusnya Aksa tidak berlebihan seperti ini bukan? Sejak dari jam pelajaran pertama dan kedua, Era berkali-kali ijin ke kamar mandi. Bukan kamar mandi yang menjadi tujuannya, melainkan ruangan kepala sekolah. Seperti orang hilang, Era berjalan hilir mudik sambil mengintip jendela ruang kepala sekolah, berharap jika akan melihat Aksa. Namun sepertinya kepala sekolah sedang tid

