"Nayla siapa Bang?" tanya Shafa setelah melihat El yang baru saja keluar dari kamarnya. Kini posisi wanita cantik itu masih terduduk di sofa depan televisi. El pun berjingkat kaget saat mendengar suara Shafa. Pria itu pikir Shafa sudah masuk ke dalam kamarnya dan tertidur pulas. Tapi, kenyataaannya hingga pukul sebelas malam wanita itu masih berada di ruang tengah. "Kamu belum tidur?" bukan menjawab El malah balik bertanya. Pria itu lalu mendudukkan dirinya di samping Shafa. Shafa tampak menggelengkan kepalanya. "Belum Bang," sahutnya singkat. Hening! Tidak ada lagi percakapan di antara keduanya. Baik El maupun Shafa sama-sama berdiam diri. El sibuk dengan ponsel di tangannya sedangkan Shafa sibuk menatap layar televisi. Ya, jiwa dan raga Shafa memang ada di sini tapi pikirannya kini t

