El yang mendengar jeritan halus yang keluar dari bibir Shafa pun menjadi geram. Ia pun tampak berjalan cepat lalu menggenggam kerah baju Dion dengan sangat kencang. Bahkan saking kencangnya Dion terlihat seperti orang yang kesulitan bernafas. Lehernya tercekik, tubuhnya sedikit terangkat ke atas dan bersamaan dengan itu, El pun telah berhasil melayangkan satu bogeman mentah tepat di wajah Dion dengan begitu keras. "b******k!" umpat Dion kesal, lalu melempar kasar tubuh Dion hingga terjerembab jatuh ke lantai. "Sekali lagi lo nyakitin Shafa. Gue bakal abisin nyawa lo!" ancam El dengan tegas, setelah puas menghajar Dion. El pu langsung berjalan pelan menghampiri Shafa yang kini tengah menangis dengan tersedu-sedu. "Shafa, kamu nggak apa?" tanya El penuh perhatian, ia lalu mengusap pergela

