Melamar Shafa

1768 Kata

Keesokan harinya El dan Shafa sudah berangkat kerja bersama. Sebenarnya semalam Shafa sempat berpamitan untuk segera pindah dari apartemen pria itu dan berencana akan tinggal di kontrakan Vina. Namun, saat itu juga El menolak dengan tegas usulan Shafa. Pria itu berkata tidak akan tenang jika Shafa tinggal di kontrakan, apalagi kala mengingat kelakuan Dion yang kasar terhadap wanita itu. El tak hentinya meyakinkan Shafa, bahwa untuk sementara tinggal di apartemennya adalah pilihan yang terbaik. Di samping itu El pun berjanji tidak akan berbuat macam-macam pada wanita itu. Ya, intinya keduanya harus benar-benar bisa menjaga diri agar malam panas waktu itu tidak terulang lagi. "Tunggu Fa," cegah El saat melihat Shafa hendak membuka pintu mobilnya. Shafa pun tampak mengurungkan niatnya itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN