Chapter 23

1134 Kata

Ceritanya berakhir. Sungguh kisah yang indah. Aku rasa aku bisa memahami Eliza yang jatuh cinta pada pria tersebut. Lagipula aku juga seorang pria yang sedang kasmaran, aku sangat tahu perasaannya. Pria yang bernama Gerald itu sepertinya telah menjadi penyemangat bagi Eliza. Jika itu aku, Kak Louisa adalah penyemangatku. Namun sayang sekali, Kak Louisa adalah tipe cewek yang tidak peka. Aku tahu aku yang sebagai seorang pria harus mengungkapkan perasaanku padanya, tapi aku masih belum siap. Bukan karena aku takut ditolak, yah sebenarnya itu juga salah satu dari penyebabnya sih. Hanya saja, aku ingin memiliki momen yang tepat untuk mengungkapkannya. "B-begitulah ...." Setelah selesai menceritakan pertemuan awal mereka berdua. Eliza menutup mukanya dengan kedua tangannya, dan terlihat asa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN