Khan!

1416 Kata

45 Tepat pukul 8 pagi, kami memulai perjalanan menuju Garut. Tadinya Aa' Andre ngotot pengen ke Jakarta, tapi akhirnya dia harus pasrah dan mengalah, karena kalah saat paduan suara, ehh penjumlahan suara hasil pemilihan presiden di rumah. Pak Tarno menyetir mobil sambil bersenandung tembang Jawa. Revanaka yang digendong papinya di kursi depan, memandangi pak Tarno dengan tatapan memuja. Terpesona dengan suara beliau yang bagus, selevel dengan Andika ex kangen band. Sejak baru berangkat, Papa sudah tertidur pulas. Mulutnya membuka dan menyanyikan dengkuran syahdu. Mama yang duduk di bagian tengah, tampaknya tidak peduli dengan kondisi Papa yang terbanting ke kiri, dan menabrak kaca dengan keras setiap pak Tarno berbelok. Aku hanya bisa geleng-geleng melihat kondisi Papa yang memprihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN