Hati Yang Meleleh

1338 Kata

46 Sesampainya di rumah, ternyata Aa' Andre sudah sampai terlebih dahulu. Duduk di teras belakang dengan melipat tangan di depan d**a, kaki kanan ditumpangkan di kaki kiri. Menatapku dengan sorot mata setajam pisau cukur. Dengan santainya aku melintas, tak peduli dia bangkit dan berdiri, memandangiku yang langsung masuk dan menaiki tangga. "Mi, sini dulu!" titahnya. "Aku capek," kilahku. "Papi mau ngomong." "Di kamar aja." "Ada Makdi lagi tidur sama Revan." Aku berhenti di belokan tangga. "Di ruang televisi aja." "Ada si bro." "Usir!" Jalan terus ke ruang televisi kedap suara, mengguncang tubuh Mpus Zacky yang segera merangkak ke dalam kamarnya, yang berada bersebelahan dengan ruang ini. Aa' Andre masuk dan menutup pintu kaca. Mengunci dan mengibarkan gorden setengah tia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN