"Cukup menarik. Dari mana kamu mendapatkan ini?" tanya Saddam sembari mengangkat manik-manik berbentuk seperti gelang dengan warna gelap. Hana tersenyum. Wanita ini menarik sedikit lengan bajunya. Kemudian terlihat jika Hana memakai gelang yang hampir sama namun berbeda warna saja. "Kakakku yang memberikannya semalam. Katanya ini gelang keberuntungan. Dia juga memintaku memberikannya kepadamu satu. Entahlah itu benar atau tidak. Kamu bisa menyimpannya atau berikan kepada orang lain jika memang tidak mau." Pria tersebut mengernyit sebentar. "Untuk apa aku memberikan barang pemberian orang lain ke orang lainnya? Sungguh tidak mencerminkan rasa terima kasih. Btw, jangan lupa katakan terima kasih untuk kakakmu." Hana mengangguk. "Di mana Ibu dan Ayah?" tanya Hana yang tak melihat sosok oran

