“Ya. Aku sudah berada di bandara sekarang. Nanti malam aku akan mengunjungi apartemenmu,” ujar Saddam kepada Harry di seberang telepon. Dia dan rombongan baru saja mendarat di Paris. Tampak Hana yang menyeret koper miliknya juga di sana. “Baik. Aku tunggu,” jawab Harry. Panggilan pun di putus sepihak oleh pria ini. Harry sendiri masih berada di kantor. Dan dia dengan segera menghubungi Karina. “Ya, halo, Harry. Ada apa?” “Nanti malam datanglah ke apartemenku. Saddam sudah pulang. Dia akan ke apartemen nanti,” perintah Harry di sana. Mendengar satu nama itu di sebutkan membuat sosok wanita di seberang sana terlihat gugup. “Karina? Kamu masih berada di sana, kan?” “Eh? Iya, iya, Harry. Maaf. Baiklah. Nanti aku akan ke apartemenmu,” jawabnya. “Aku akan mampir ke rumah saat pulang ke

