Tari tidak jadi memberikan kabar bahagianya kepada mertuanya karna mereka duluan mendapatkan kabar kehamilan Shiena yang katanya anak suaminya. Hati Tari rasanya hancur lebur. Seperti raganya dihempaskan dari ketinggian yang sangat jauh. Istri mana yang gak akan sakit jika suaminya menghamili wanita lain ? Entah itu benar atau tidaknya Tari sudah tidak mau tau lagi. Tari memutuskan untuk berpisah baik-baik dengan Erlangga dan memilih menyimpan sendiri kehamilannya. Tari ingin memeriksakan ke dokter kandungan untuk mengetahui apakah kandungannya aman untuk penerbangan lewat jalur udara dan berpuluh jam lamanya perjalanannya. Tari memutuskan untuk menenangkan dirinya ke Amrik dan meminta tolong pengacara keluarganya untuk mengurus perceraiannya. Dan sekarang Tari melajukan mobilnya ke

