"Kau...makhluk apa kau sebenarnya?!" tanyaku dengan tatapan terbelalak tak percaya, menoleh bergantian pada pria itu dan pemandangan di depanku. "Well...anggap saja aku adalah malaikat jatuh yang kebetulan jatuh hati padamu?" celetuknya asal yang mana membuatku langsung merasa kesal. Namun, sosoknya yang tiba-tiba berubah wujud, membuatku seketika mematung di tempat, tak mampu berkata-kata. Wajahnya memang masih tampan, meski lebih tampan suamiku, namun yang ini masih cukup bisa diperhitungkan. Netranya kini berwarna merah menyala, dengan sepasang tanduk panjang berwarna hitam di kepalanya, deretan gigi taring yang membuat tawanya jadi lebih mengerikan, serta sepasang sayap hitam di belakang punggungnya. "Incubus..." gumam ku refleks. Aku pernah membaca beberapa tentang mereka dulu lan

