Tepat hari ini hingga hari seterusnya Anan mengambil cuti dari kantor karena istrinya yang sebentar lagi akan melahirkan, kehamilan Geana sudah memasuki bulan ke sembilan dan perkiraan Dokter bahwa satu minggu lagi istrinya itu akan melahirkan. Anan jelas saja tidak mau meninggalkan Geana sendirian, sebenarnya tidak sendirian sih karena ada Aldi juga Papa dan Mamanya yang dua hari ini sudah menginap dirumahnya. Kedua orangtuanya bilang kalau mereka ingin melihat cucu mereka lahir, betapa antusiasnya mereka menyambut hal itu padahal ini bukanlah cucu pertama mereka tapi tetap saja kedua orangtuanya yang usianya sudah lanjut mau-mau saja merasa kelelahan dalam perjalanan demi datang kemari. Diam-diam Anan merasa sangat cemas dan terkadang merasa ketakutan ketika membayangkan hari itu akan

